KAMPANYE KELUARGA BERENCANA: BKKBN berikan penghargaan

JAKARTA: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana memberikan penghargaan kepada Pengelola dan Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Terbaik Tingkat Nasional, dalam rangkaian menyambut Peringatan Hari Ibu ke-84 tahun ini.

Subagyo, Plt Kepala BKKBN, mengatakan para pengelola dan kelompok BKB ini adalah pejuang dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, melalui kegiatan BKB.

“Pertemuan malam ini sangat penting karena mengedepankan kaum perempuan sebagai subjek pembangunan, dengan meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan dalam membina tumbuh kembang anak-anaknya,” kata Subagyo, Senin malam (17/12) saat memberikan penghargaan tersebut di Kantor BKKBN Pusat Jakarta.

Dia menjelaskan peningkatan kapasitas orangtua dalam pengasuhan anak dibawah lima tahun sangat penting, karena pada usia tersebut anak membutuhkan sentuhan, kasih sayang, nutrisi yang cukup, dan stimulasi yang memadai agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Investasi yang diberikan pada anak usia dini akan memberikan dampak positif pada tahap kehidupan anak selanjutnya,” katanya.

Dia menuturkan secara umum Peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan setiap tahun, adalah untuk mengenang jasa dan perjuangan kaum perempuan yang secara terus-menerus meretas jalan panjang, mewujudkan perannya sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga, sekaligus  merupakan momentum untuk merenungkan apa yang sudah dikerjakan oleh kaum perempuan Indonesia.

Salah satu perjuangan meningkatkan peran perempuan telah nyata dan dapat dirasakan bersama, lanjutnya, adalah dalam meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam mengasuh, dan membina tumbuh kembang balita.

Menurut Subagyo, orang sering berfikir bahwa mengasuh dan mendidik anak adalah hal alami, yang akan berjalan dengan sendirinya. Sesuatu yang otomatis dimiliki setiap orangtua dan pendidik.

“Namun kenyataannya, banyak masalah muncul karena ketidaktahuan dan keengganan belajar dari orangtua. Biasanya, kita akan memberi perhatian kepada anak-anak ketika masalah sudah muncul, atau merebak di dalam keluarga,” ungkapnya.

Padahal, katanya, di dunia ini tidak ada pekerjaan yang lebih penting dan mulia, daripada menjadi orangtua.

Sebagai orangtua yang melahirkan dan membawa anak-anak ke dalam dunia ini, lanjutnya, sebenarnya orangtua memiliki kewajiban fundamental untuk secara aktif berupaya mendidik anak-anak untuk dapat berhasil di dalam hidupnya, sehingga mereka menjadi anak-anak yang berkualitas.

Dia berharap program BKB dapat menjadi salah satu solusi bagi keluarga Indonesia, sebagai tempat belajar mengasuh anak-anak dibawah lima tahun dengan baik dan benar, sehingga mereka menjadi orangtua yang cerdas, kreatif dan mandiri.

“Sebab, dari orangtua yang cerdas akan lahir anak yang cerdas pula. Dari orangtua yang cerdas akan lahir anak-anak yang bahagia, smart parents, happy children,” katanya. (Bsi)

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>