Ini Tujuh Acara Televisi yang Mendapat Teguran KPI Selama Ramadhan

JAKARTA- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi administratif berupa teguran tertulis kepada tujuh acara televisi di bulan Ramadhan. Hal ini disampaikan oleh KPI Pusat melalui siaran persnya yang diterima redaksi kepadamu.com (6/7) .

Ketujuh acara yang mendapatkan sanksi teguran adalah “Waktunya Kita Sahur” (TransTV), “Kampung Sahur Bejo” (RCTI), “Sahur Bersama Srimulat” (Indosiar), “Ngabuburit” (TransTV), “ Sabarrr Tingkat 2” (SCTV), “John Lenong” (Trans7), dan “Inbox” (SCTV).

” Dari ketujuh acara tersebut, “Inbox” (merupakan acara reguler, buka acara khusus Ramadhan) mendapatkan sanksi teguran kedua. Keenam acara lainnya mendapatkan sanksi teguran pertama” ungkap Ezki Suyanto, Koordinator Isi Siaran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dijakarta.

Berdasarkan hasil pemantauan KPI Pusat, secara umum sejumlah stasiun TV menampilkan acara yang sesuai dengan semangat Ramadhan, melalui acara-acara ceramah, talkshow, features, sinetron tertentu, dan film serial. Pelanggaran isi siaran terutama terdapat pada acara-acara komedi, baik pada saat sahur ataupun menjelang buka puasa.

Umumnya, terdapat empat bentuk pelanggaran yang dilakukan program-program komedi Ramadhan. Pertama, pelanggaran atas perlindungan kepada orang dan/atau kelompok masyarakat tertentu (melecehkan orang dengan kondisi fisik tertentu atau orang dengan orientasi seks dan identitas gender tertentu atau pekerjaan tertentu). Kedua, pelanggaran atas perlindungan anak. Ketiga, melanggar norma kesopanan (dan kesusilaan). Keempat, melanggar ketentuan penggolongan program siaran (program klasifikasi R/Remaja).

Hingga minggu kedua Ramadhan, KPI Pusat menerima 31 pengaduan publik terkait acara khusus Ramadhan. Sementara, pengaduan publik secara umum (acara umum dan acara Ramadhan) yang diterima selama bulan Ramadhan ini berjumlah 165 pengaduan.

“KPI Pusat meminta semua stasiun TV untuk terus memperbaiki siarannya sesuai dengan semangat Ramadhan dan secara umum mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) 2012” tutupnya.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>